Rehabilitasi: Suatu “Beban” untuk Dokter Orthopaedi?

Oleh: dr. Rudy Dewantara

Pendahuluan

Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke UGD untuk kontrol, setelah satu bulan lalu ketiga jari di tangan kirinya terpotong oleh gergaji mesin. Sekarang, pasien sudah tidak mengeluhkan rasa sakit, namun ia masih menghadapi suatu masalah yang tidak kalah pentingnya. Pasien tersebut tidak hanya menghadapi rasa sakit yang parah, resiko infeksi maupun shok, namun juga masalah fungsi normal tangan kirinya. Seorang dokter orhopaedi, yang tidak hanya dibekali dengan ilmu dan skill, namun juga sikap kemanusiaan terhadap pasiennya [belas kasih, pemahaman, pengertian, empati, dan lainnya], juga harus menghadapi hal ini. Dokter orthopedi harus memikirkan bagaimana caranya agar pasien bisa kembali menggunakan tangan kirinya untuk fungsi sehari-hari.

Rehabilitasi

Filosofi untuk memperhatikan pasien secara total, serta terus menerus memberikan perhatian terhadap pasien bisa disebut dengan rehabilitasi. Tujuan utama rehabilitasi adalah mengatasi masalah pasien [baik masalah fisik, mental atau sosial], serta terus membantu pasien dalam proses pengobatan, kemudian melatih, mendidik dan memberikan dukungan agar pasien dapat menghadapi masalah kecacatan [yang mungkin tidak dapat lagi diperbaiki], sehingga kualitas hidupnya dapat meningat, menjadi tidak bergantung lagi pada orang lain. Rehabilitasi berarti “bertindak lebih jauh” untuk pasien, memberikan perhatian dan dukungan secara penuh. Dan hal ini berlaku untuk semua bidang kedokteran.

Definisi rehabilitasi diatas menunjukkan adanya tanggung jawab yang besar untuk seorang dokter orthopaedi. Pada kasus diatas, misalnya, setelah mengobati pasien yang jari tangannya terpotong gergaji mesin, tidak berarti bahwa masalah pasien sudah teratasi. Masih ada masalah yang lebih penting yaitu terkait dengan usaha mengembalikan fungsi normal tangan kiri pasien. Apalagi pasien masih berusia 30 tahun, di usianya yang masih produktif dengan kondisi jari seperti itu, ia akan kesulitan untuk bekerja. Seandainya, pasien berusia lebih tua, misal 70 tahun, mungkin masalahnya tidak akan seberat ini. Atau seandainya pasien masih berusia 10 tahun, maka masalah serupa justru akan lebih besar dan membutuhkan perhatian khusus. Hal ini sesuai dengan kalimat “suatu kelainan tertentu bisa menimbulkan masalah yang berbeda untuk satu individu dibandingkan yang lain, tidak hanya terkait dengan usia, jenis kelamin, pekerjaan, atau penyakit lain yang telah ada, namun juga terkait dengan kepribadan dan reaksi psikologis individu terhadap suatu masalah”.

Apa yang Menjadikan Rehabilitasi suatu “Masalah” untuk Dokter Orthopaedi?

Dalam proses rehabilitasi, dokter orthopaedi harus bekerja sama dalam tim dengan spesialis lain, misalnya perawat, ahli fisioterapi, prosthetist, psikolog, dan lainnya.  Proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama,  karena tidak hanya terkait dengan aspek fisik, namun juga mental dan sosial. Dan tentu saja proses ini tidak mudah, karena membutuhkan bentuk perhatian, pemahaman dan tanggung jawab yang besar.  Ini bisa menjadi masalah apabila dokter kurang memahami filosofi rehabilitasi dan akibatnya adalah suatu kerugian untuk pasien. Menurut saya, rehabilitasi adalah suatu bentuk seni dalam kedokteran. Suatu hal yang membedakan , bahwa dokter bukan hanya menjadi seorang yang menyembuhkan penyakit, bukan hanya melihat pasien dari satu aspek, namun melihatnya secara holistik. Sesuai dengan suatu kata-kata berikut “fungsi kita sebagai dokter adalah, kadang-kadang menyembuhkan suatu penyakit,  namun lebih sering kita harus meringankan  keluhan/gejala pasien, tetapi yang harus selalu dilakukan adalah membuat pasien merasa nyaman”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: